Ancaman Kosong

26 Feb

Setelah sekian lama ga nulis. Ternyata terakhir posting tulisan november 2011. Makasih buat Suami tercinta udah ngasih support buat jadi wanita yang produktif lagi :)  dan buat guruku Mba Okina yang membuatku mau nulis lagi🙂

Beberapa waktu lalu aku sempet bikin kesalahan. Daffa yang beberapa waktu lalu seneng banget sama yang namanya ekscavator dan aku berinisiatif buat ngrekam ekscavator waktu beroperasi. Padahal daffa sama sekali ga minta. Semenjak aku ngrekam itu daffa jadi seneng liat video ekscavator. Ya ini kesalahan bunda, daf! Maafkan bunda…
Aku ga seneng ngliat daffa jadi pasif kayak gitu. Akhirnya aku berusaha ngomong baik-baik ke daffa (20bulan) menyampaikan keinginanku kalau aku lebih suka nemenin daffa main sama baca buku. Apa yang terjadi? Daffa tetep ga mau berhenti nonton videonya. Terus aku kasih pilihan mau 1 atau 2x lagi nontonnya? Dia jawab sekali lagi. Tapi setelah satu kali dia tetap ngrengek buat nonton video ekscavator lagi. Akhirnya handphone aku simpen dan daffa nangis lama banget sampai muntah sambil aku bilangin kalau bunda maunya nemenin daffa main sama baca buku.
Sebenernya aku kasihan liat daffa nangis sampai muntah tapi aku harus konsekuen dengan kata-kataku. Setelah daffa tenang, aku peluk dia dan menyampaikan permohonan maafku. Alhamdulillah semenjak kejadian itu daffa tidak lagi minta liat video kalau liat handphone. alhamdulillah daffa paham pesan yang aku sampaikan…
Daffa membuatku belajar banyak hal. Semenjak kejadian itu aku jadi harus kreatif mencari ide lain ketika daffa minta mainan ekscavatornya..

Hati-hati mengatakan sesuatu apapun kepada anak. Kalau kita tidak melakukan secara tegas seperti ancaman yang tidak dilakukan. Maka anda menghancurkan nilai anda sendiri didepan anak anda. Dan ini membuat mereka tumbuh menjadi anak yang abai, tidak sopan dan suka melanggar peraturan.

Mungkin dosaku terlalu besar…

20 Nov

Mami…papi…
Maafkan anakmu yg tak tau diri ini…
Mungkin sebelum tau gimana rasanya hamil, kita ga akan tw bagaimana keluh kesah sorang ibu ketika mengandung anaknya.
Alhamdulillah kini usia kehamilanku 10 minggu… rasanya nano-nano. Mual muntah kadang susah tidur…makan ini itu ga doyan, lemes… saat itu dibenakku terfikir mami..
Dulu gimana ya waktu mami hamil ak? Apalagi dulu mami  ikut papi yg lg tgs dipulau amat terpencil… apa dulu mami mengeluh?
Sekarang rasany teramat durhaka sekali kalau mengingat dulu kadang marah-marah, ngambeg klo keinginan tidak terpenuhi…
Ya Allah…maafkan hambaMu yg teramat banyak dosanya ini…
Mungkin rasa mual muntah ini adalah bagian ujian dariMu untuk mempersiapkan kesabaranku sebelum amanah dariMu lahir kedunia…
Jadi bwt bumil… dinikmati aja mual muntahnya… makin banyak introspeksi diri:) *sambil menasehati diri sendiri

Khadijahku^^

11 Mar

Hari ini ditemani mentari yang mulai tenggelam dan gelap yang mulai menyelimuti kota Jogja. Ngemper di pinggir jalan menikmati nasi goreng depan padmanaba ditemani kelap-kelip lampu jogja + lagu-lagu lama “sepanjang jalan kenangan” dan “kemesraan” yang dinyanyikan pengaman yang hilir mudik,, bercengkrama dengan sahabat yang lama tidak berjumpa. Lengkap sudah rasanya walo tidak komplit Khadijahnya, tapi cukup menginspirasi^^.

Khadijahku…

2007 yang penuh sejarah. Kampus biru 5 tahun yang lalu telah menyatukan kita. Walo aku hanya merasakan 1 tahun kebersamaan yang intens dengan kalian tapi itu tidak membuat kita mencukupkan persaudaraan sampai disitu. Janji-janji kita, yang sejak awal kita kumandangkan pun terus berjalan. Janji ketika ada salah satu dari kita ada yang menyempurnakan separuh agamaNya dan harus membuat gamis yang kembarpun sudah terealisasi. Kita bersembilan, berarti bakal ada 9 gamis yang sama menggantung di lemari kita,,hehe… dan sekarang sudah 2 gamis yang menggantung di lemari kita. Perjalanan tentang ini dimulai sejak 2009 seorang yang menjadi pengayom kita melepaskan masa lajangnya, kemudian hilmi di  9 Oktober 2010 dan riris 19 februari 2011, lalu tahun ini 2012? Siapakah yang akan menyusul hilmi dan riris?^^

Khadijahku…

Perjalanan kita akan menjadi cerita tersendiri untuk anak cucu kita. Di keluarga ini kita yang selalu bisa tumpah ruah menceritakan segala yang kita alami, dari hal umum sampai pribadi, kejadian dari terakhir ketemu sampai ketemu lagi pun diceritakan dengan detail. Inilah persaudaraan yang dipersatukan karena agamaNya. Indah dan selalu memberi inspirasi tersendiri^^. Sekarang kita udah punya 2 ponakan. Qanita Najwa Khalishah yang lahir rabu 6 Juli 2011 jam 21.25 WIB dan Afzalurrahman Nawwaf Asy-Syatir yang lahir tepat 1 tahun bunda dan ayahnya mengikrarkan janji sucinya ahad tanggal 19 februari 2012 jam 16.30 WIB.

Khadijahku…

Begitu banyak kisah yang terangkai diantara kita. Suka duka, tangis bersama, saling mengingatkan merupakan makanan sehari-hari yang kita berikan. Jauhnya jarak yang memisahkan kita tidak memadamkan persaudaraan ini. walo sekarang sibuk dengan koass dan profesinya masing-masing tapi kisah yang sudah kita rangkai begitu indah. Khadijahku yang telah menjadi perantara Allah meluluhkan hati mami. Dengan kedatangan dan keramahan kalian ketika datang kerumah membuat mami tidak risau lagi dengan pakaian dan jilbab yang aku kenakan. Kedatangan kalian kerumah telah membuat kisah tersendiri dalam hidupku. Mami yang sering menanyakan kabar kalian, mami yang begitu perhatian dan senang mendengar kisah kalian ketika aku ceritakan. Mami yang akhirnya  mengizinkanku pergi keluar kota (padahal sebelumnya ga gampang dapet izin keluar kota) demi menghadiri janji suci yang akan riris ikrarkan di purwakarta. Ntahlah…bermula dari kedatangan kalian kerumah di 2009, menginap dan bercengkrama dengan mami… seolah mempermudahku untuk mengkomunikasikan tentang perjalanan kita memperjuangkan agamaNya… Skenario Allah yang begitu indah^^

Khadijahku…

Diantara kita ber9 hanya 3 orang yang asli jawa, 6 orang dari Kalimantan. Semoga  suatu saat nanti kita bisa saling mengunjungi..

Sungguh indah ikatan ini…

Rasa rindu yang membuncah karena ingin rasanya bertemu…

Terima kasih telah mengajari banyak hal…

Terima kasih telah membagi cintanya…

Terima kasih telah memberikan perhatian yang tak tergantikan…

Terima kasih ikatan yang telai kita rajut bersama…

Terima kasih untuk nasehat yang selalu ku rindukan…

Untuk Keluargaku ^^, karena cintaNya kita bersatu dijalan ini…

10 Mar

Teruntuk 11 Mujahid dan Mujahidah P&K DEP FULDFK^^

 

Ada sebuah hadist yang mengingatkanku tentang perjalanan kita dan semoga kita termasuk didalamnya…

“Sesungguhnya di sekitar Arsy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya yang diatasnya terdapat suatu kaum yang pakaian dan wajahnya bercahaya. Mereka bukan para nabi, dan juga bukan para syuhada. Mereka dikelilingi para nabi dan syuhada itu. Bertanyalah para sahabat pada Rasulullah “wahai Rasulullah sebutkan sifat-sifat mereka itu kepada kami?”, Rasulullah menjawab “mereka adalah orang yang saling mengasihi di jalan Allah, mereka adalah orang-orang yang kunjung-mengunjungi karena Allah.”

HR. Nasa’i

Ini baru sebuah perjalanana awal…

dari tulisan ini hanya ingin bermuhasabah diri dan saling mengingatkan, semoga kita bisa senantiasa di berikan keistoqomahan…

Akhir-akhir ini sedang berusaha mendalami makna Q.S Al Insyirah…

Hidup didunia ini tidaklah datar-datar saja. Allah mengkaruniakan banyak masalah kepada kita. Masalah adalah wilayah amal sholeh. Disitulah tempat untuk mengoptimalkan kemampuan kita. Disanalah tempat kita berstrategi untuk menyelesaikannya. Menyelesaikan suatu masalah adalah seni. Ada berbagai macam cara untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Sekali lagi yang kita soroti jangan masalah itu tapi bagaimana kita menghadapi dan menyelesaikan masalah itu dengan cerdas.

Yakinlah akan ada pertolongan Allah dalam setiap masalah yang kita hadapi.

“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?” (1)

Kalau didalam tafsir Fi Zhilalil Qur’an disebutkan bahwa Tidakkah kami telah melapangkan dadamu untuk dakwah ini? Telah memudahkan urusannya untukmu? Telah menjadikan dakwah itu sangat dicintai dihatimu?

Allah telah memberikan banyak karuniaNya kepada kita sehingga kita mampu menjadikan dakwah ini bagian dari nafas hidup kita. Setiap hembusan nafas kita adalah bagian dakwah.

Tidakkah kamu mendapati kesenangan pada setiap kesusahan, kelegaan pada setiap keletihan, kemudahan pada setiap kesulitan, ridha pada setiap penahanan pemberiaan?

 

 “Dan Kami pun telah menghilangkan darimu bebanmu” (2)

Begitu cintanya Allah pada kita, DIA yang memberikan masalah, DIA pula yang memberikan kemudahan^^

 

“Karena  sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan” (5-6)

Berpositive thinking lah pada setiap cobaan yang Allah berikan. Allah hanya ingin menjadikanmu kuat dan militan. Sungguh DIA amat menyayangi kita, DIA hanya ingin tau sejauh mana kita mampu bertahan. Karena Allah tidak akan menimpakan segala sesuatunya diluar kemampuan kita.

 

“ Untuk itu apabila kamu  telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah kerjakanlah dengan bersemangat (urusan) yang lain. Dan hanya kepada  Rabbmulah hendaknya kamu berharap” (7-8)

Di ceritakan dalam  tafsir Fi Zhilalil Qur’an bahwa ketika kita sudah selesai dari kesibukan manusia , dengan dunia, dan dengan kesibukan-kesibukan kehidupan. Makan lakukanlah ibadah secara totalitas dan berharaplah sepenuhnya pada ALLAH karena DIA satu-satunya tempat bersandar kita.

Dari situ kita bisa belajar unutk kuat dan terus berjuang. Jadilah seperti karang dilautan yang kuat diterjang oleh badai yang menghadang.

Sahabatku…

Hanya ingin bersama-sama menguatkan barisan ini

Kita hanyalah manusia yang penuh ketidak sempurnaan

Saling menguatkan dan berbagi

Saling mendoakan dan mengingatkan

Saling terbuka dan saling mendukung

Ya…hanya ingin menyatukan semuanya dengan hati

Saling terikat dan memberi

Dan kemudian bersatu

Buatlah ukhuwah ini suatu yang nyata

Satu dan hanya satu, untuk selamanya…

7 Mar

Jujur kejadian beberapa waktu ini sangat mengusik diriku. Kejadian demi kejadian yang entah kenapa Allah menginginkan aku tuk mengetahui hal ini. Lidahku kelu, aku tak mampu berkata banyak. Hanya bisa terus bertanya dan bertanya. Hikmah apa yang akan Engkau sampaikan, Ya Rabbku…

Sebenarnya sudah beberapa kali menemukan kasus ini. Cuma kali ini datang dari orang terdekatku. Tiba-tiba ada sms masuk dari seseorang yang jarang menghubungiku karena kesibukan koass dan mengurus  bayinya lalu ia  menanyakan kabarku dan berbasa-basi ria. Lalu tiba-tiba ia bertanya… “boleh ga akhwat galau? Aku takut clbk”,, jujur aku kaget. Sampai aku berulang kali membacanya dan mengucek-ucek mataku, meyakinkan lagi klo itu sms dari akhwat y,, seseorang yang amat jadi panutan untukku. Aku tw bagaimana masalalunya karena aku menemaninya disetiap proses yang ia lakukan. Kemudian tanyaku kembali, “habis ketemu ikhwan x? dimana? Beliau habis nengok babymu? Suamimu dimana?”,, kemudian akhwat ini menceritakan bahwa ikhwan x masih memberikan perhatiannya seperti dulu dan bahkan lebih, ia hanya khawatir syetan mulai menggoda. Ahhh….lagi-lagi lidahku kelu,, sakit hati ini. Tak tw harus berkata apa. Aku tipe orang yang selalu menempatkan perasaanku ketika orang lain bercerita, berusaha menempatkan diriku diposisinya dan  ingin rasanya air mata ini mengalir. Aku tw bagaimana kalian (akhwat y dan ikhwan x) dulunya berjuang untuk bisa bersatu. Alasan keluarga akhwat yang tidak mengizinkan anaknya menikah muda karena waktu itu masih tingkat 1, sedangkan ikhwan y dalam posisi yang membutuhkan pendamping. Akhirnya ikhwan x ini menikah dengan akhwat lain pilihan ibunya dan sudah  dikaruniai putri, namun nama putrinya adalah nama pena dari akhwat y. Dan sekarang mereka dipertemukan kembali… dan twkah,, dulu ikhwan x ini sudah mempersiapkan mahar yaitu buku yang ia tulis dan disitu sudah ada persembahan untuk akhwat y.

Kemudian ada beberapa kasus lagi yang kutemui, mirip… berawal dari sebuah rasa dan akhirnya menginginkan untuk bisa bersatu, namun suratan takdir berkata lain dan pada akhirnya tidak bisa bersatu. Namun dalam interaksinya dengan yang dulu, begitu masih ada hal-hal yang berbeda. Tak sanggup lagi aku menceritakannya… ada lagi yang sudah puluhan tahun menikah, lalu rumah tangganya berantakan akibat cinta pertamanya yang dulu datang… memporak-porandakan kebahagiaan yang sudah terbentuk.

Aku tak akan bercerita banyak tentang konsep mencintai, terlalu banyak hal tentang misteri mencintai.

Ya Allah…

Terkadang aku bertanya-tanya, kenapa tidak Engkau satukan saja orang yang saling mencintai jika pada akhirnya harus seperti ini. tapi aku yakin…Engkau memberikan cobaan ini agar yang lainnya mampu  mengambil hikmah secara bijaksana.

“…. sesungguhnya Allah  memperhitungkan segala sesuatu.” QS.An-Nisaa ayat 86

“….boleh jadi kamu memebenci sesuatu, padahal itu amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” QS. Al Baqarah ayat 216

Ya Allah…

Hanya meminta 1 dan hanya 1 untuk selamanya… imam yang benar-benar kau pilihkan dan ia menjadi satu-satunya dalam hidupku dan aku menjadi satu-satunya dalam hidupnya… dan kami mampu berjuang bersama untuk bisa berkumpul di firdausMu…

Dokter Muslim yang Rahmatan Lil Alamin^^

5 Mar

Rasa syukur yang tiada tara begitu merasuk dalam relung jiwa. Hari-hari penat dengan rutinitas yang membuat bosan, tiba-tiba datang inspirasi baru  mengusir smua rasa tidak enak dihati (bahasanya agak lebay). Iseng OL pagi hari karena semalaman tak kuasa menahan haru biru nya kehidupan (hadew makin lebay). Yuk ahh jadi orang yang produktif lagi.. udah curcolnya…🙂

Pagi ini tiba-tiba dapet wangsit…

Jleb-jleb juga pas dengernya…

Dan alhamdulillah membakar semangat kembali ^^

Diskusi via YM dengan seorang sahabat yang sedang memperjuangkan hidupnya untuk ngambil spesialis di US. Keren habis lah ya yang diceritain disana,, yang bener-bener menginspirasi adalah konsepan dokter muslim yang rahmatan lil alamin…

Ternyata dan ternyata… di US banyak dokter muslimnya, hampir 60%nya muslim. Tapi orang asli amerika sendiri jarang yang sekolah tinggi jadi kebanyakan profesi dokter itu imigran.

Ini diskusi beliau dengan seorang dokter interna muslim yang asli US ketika beliau homesick dan berkata “klo ga dapet spesialis di US juga gpp, an dah dapet banyak ilmu disini”,,

Kemudian dokter F menanyakan…

dr.F     : berapa jauh dari new york ke kota asal kamu?

An       : sekitar 16 ribu km dok..

dr.F     : coba kamu rasakan, berapa banyak yg udah km dapat dengan belajar disini beberapa minggu saja. saya yakin, dengan standar negara asal kamu, walaupun disini kamu jadi yang terbodoh, pasti kamu akan jadi orang terpandai di negara kamu..itu kan yang kamu rasakan?

An       : iya dok, bener banget..

dr.F     : iyup, itu juga yang menjadi alasan banyak orang yang mundur..kalo kamu cuma berpikir untuk bisa menyembuhkan atau merawat pasien dengan warna kulit yang sama, bahasa yang sama, atau dari kelompok yang sama. apa yang akan kamu banggakan ketika nanti kamu mati? sebagai muslim, kita harus benar benar pada standar yang tertinggi dari peran kita di dunia. ketika kamu jadi dokter lalu kamu cuma bisa menyembuhkan orang yang sekelompok atau senegara sama kamu, dimana letak rahmatan lil alamin kamu?

kita sebagai muslim, harus menetapkan standar tertinggi yang bisa kita capai bukan cuma untuk terlihat pandai oleh orang di negara asal kamu tetapi sebagai tanggung jawab rahmatan lil alamin kita. kamu udah menempuh 16 rb km dari kota asal kamu, dan kamu mau jadi rata rata disini? itu bukan standar seorang muslim kamu udah datang kesini,

satu satunya target yang harus kamu capai adalah kamu harus bisa jadi 1% terbaik dari seluruh dokter di US. ini adalah tradisi dokter muslim di US. karena agama kita adalah agama terbaik. jadinya kamu juga harus jadi yang terbaik, walaupun itu tidak terlalu dibutuhkan jika kamu kembali ke negara asal kamu. jadi dokter yang bisa menyembuhkan seluruh orang di dunia bukan cuma di Indonesia saja. dengan itu, kamu bisa menepati janji kamu kepada Allah sebagai seorang muslim. be a Top 1%. We can’t tolerate any alternative

 

jadi tradisinya disana dokter muslim itu menempati posisi 1% terbaik. Muslim kaum minoritas tetapi minoritas atas.

Tak mw menulis banyak… konsep dokter rahmatan lil alamin disitu begitu jelas tergambar…

Jadi sekarang,, kita mw menjadi dokter yang seperti apa?

Visi dan misi apa yang akan kita berikan untuk ummat?

Jadikan dokter ini sebagai jalan jihad kita…

Berikan pelayanan terbaik kita untuk orang-orang yang membutuhkan kita…

Belajar ikhlas dalam setiap proses ^^

Allah,,, temani aku…

5 Mar

Disepertiga malammu

Hanya mampu mengadu

Mengadu dan terus mengadu

Terkadang ingin sekali memutar lagi waktu

Dan menidakkan pernyataan itu

Ketika hal yang mulia hanya akan menjadi jalan menuju nerakaMu

Hanya ingin pergi

Pergi untuk selama-lamanya dari bagian kehidupanku ini

Melogika perasaan tak semudah membalikkan telapak tangan

Jiwa ini sedang tidak bisa melogika semuanya dengan cerdas

Bukankah Engkau memang menciptakan kaum kami seperti ini?

Dan butiran bening itu adalah sahabat dekat kami yang Engkau ciptakan

Hanya ingin pergi

Pergi dan pergi

Menyudahi dan mengembalikan kehidupan sebelum ini

Atau membuka lembaran baru

Allah…

Inikah bukti cintaMu kepada hambaMu?

Seorang hamba yang mungkin tidak menyertakan Engkau dalam setiap prosesnya

Dan ini sapaanMu yang ingin menjadikanku kuat?

Allah…

Ingin pergi

Menyepi dari keramaian dunia

Merindukan diri yang dulu

Seolah tak mengenali siapa yang ada sekarang

Allah…

Hanya ingin mimpi yang kutuliskan di 2009ku,,tahun ini terwujud

Ianya ingin menyudahi semua ini

Takut dengan semua yang terjadi

Allah…

Apakah Kau mengizinkanku pergi?

Butiran-butiran ini pun tak sanggup ku bendung lagi

Disepertiga malamku ini

Hanya ingin terus mengadu padaMu

Sungguh melogika hal itu yang tak bisa aku lakukan

Ingin pergi,Ya Allah

Menyudahi semua ini dengan menjemput takdir terbaikMu

Allah…

Tidakkah cukup satu sapaan yang Engkau berikan?

Sungguh diri ini makin cinta kepadaMu

Engkau berikan beberapa sapaan diwaktu yang sama

Engkau berikan tempaan lagi dalam hidupku

Engkau selalu memberikan tempaan ganda

Mungkin memang aku belum lulus

Sehingga Engkau selalu memberikan dua, tiga, empat sekaligus padaku

Inilah proses tarbiyah yang selalu Engkau berikan

Berusaha kuat karena skenario ini adalah jalan terbaik untukku

Dan doa terakhirku

Allah…izinkah aku pergi karena aku tak sanggup melogikanya